CARA MENGHITUNG KWH LISTRIK PRABAYAR
Berapa token yang saya dapat jika
membeli token listrik seharga xxx rupiah ? pasti kebanyakan anda yang
datang kesini mau mencari jawaban dari pertanyaan di atas. hayoo ngaku gak ?
hahahaha.
Pertanyaan itu juga yang membuat
jengkel penjaga konter atau penjual token listrik, soalnya mereka juga tidak
tau,.. jumlah kWh yang anda dapat setelah membeli pulsa listrik tergantung dari
daya yang anda pakai, biaya PPJ di wilayah anda dan biaya admin bank.
Perhitungan tarif Pulsa listrik
prabayar sebenarnya sangat simple dan sudah standar, tentunya anda harus
tau perhitungan yang benar. Untuk Konter atau penjual pulsa ini cukup penting
mengingat sering pembeli menanyakan jumlah KWh yang didapat jika membeli token
PLN prabayar nominal 20000, 50000, 10000 dan seterusnya.
Ada beberapa komponen yang
mempengaruhi jumlah KWH yang di terima ketika kita membeli token listrik :
1.
Biaya Pajak Penerangan Jalan (PPJ)
2.
Biaya Materai
3.
Administrasi operator (Bank, Koperasi, dll)
4.
Biaya Listrik Prabayar
Perhitungan Biaya Pajak Penerangan
Jalan (PPJ)
Biaya PPJ berbeda dari satu daerah
dengan daerah lainnya, karena ini ditetapkan pemda setempat dan akan menjadi
kas daerah. Nilainya bervariasi untuk tiap daerah antara 3 – 10%, Untuk
perkotaan biasanya lebih mahal.
Perhitungan Biaya Materai
Biaya Materai berlaku umum untuk
semua transaksi keuangan, besarnya sbb:
1.
Sampai dengan Rp 250.000,- : Rp 0,-
2.
Transaksi > Rp 250.000,- sampai dengan Rp 1 juta :
Rp 3.000,-
3.
Transaksi > Rp 1 juta : Rp 6.000,-
Perhitungan Biaya Administrasi
Karena PLN prabayar bekerja sama
dengan berbagai bank di Indonesia, maka biaya administrasi berbeda dari satu
bank dengan bank/operator lainnya. Besarnya bervariasi tergantung operator
(contoh biaya administrasi Rp 3.000).
Menghitung manual menggunakan rumus :
Contoh Kasus : Kita akan membeli
pulsa listrik seharga Rp 100.000,- untuk batas daya 1.300
VAGolongan rumah tangga (R1), maka perhitungannya sbb:
Mula-mula harga dipotong semua biaya
sbb:
a.
Dipotong biaya Materai: Rp 0 (lebih kecil dari Rp
250.000,-), sisa uang Rp 100.000
b.
Dipotong Biaya Admin: Rp 3.000,- (Bank BCA),
jadi sisa uang Rp 97.000,-
c.
PPJ (anggap 5% biaya listrik Prabayar), sisa
uang/biaya listrik prabayar (A) + PPJ (A x 5%) = Rp 97.000,-
d.
Kalau menggunakan rumus matematika menjadi: A + A
x 5/100 = 97000
Jadi A (sisa uang/biaya listrik prabayar) = 97000 / (1 + 5/100) = Rp 92.380,95
Dan biaya PPJ = 92.380,95 x 5/100 = Rp 4.619.05
Jadi A (sisa uang/biaya listrik prabayar) = 97000 / (1 + 5/100) = Rp 92.380,95
Dan biaya PPJ = 92.380,95 x 5/100 = Rp 4.619.05
Ket
: A = (Nominal - (Biaya Admin + Materai))
Baru disini kita bisa menghitung
berapa kWh yang kita dapat dengan membagi biaya listrik prabayar dengan tarif
yang berlaku untuk batas daya 1.300 VA per 1 oktober yaitu 979 Rp/kWh sbb:
92.380,95 / 979 = 94,36 kWh
Menghitung Tarif PLN menggunakan
Program sederhana
Ada cara praktis menghitung KWh token
PLN prabayar, yaitu menggunakan program flash sederhana. Untuk sementara
software blm bisa di tampilkan disini.. hehehehe
Update :
Berhubung banyak kerjaan program
untuk menghitung Kwh PLN baru setengah jalan dan sepertinya urung di
selesaikan, sebagai gantinya buat teman-teman yang kebingungan menghitung
secara manual bisa menggunakan program flash sederhana karya I Made Mudita.
Hubungi Call Center PLN 123 Jika anda
mengalami masalah
Jika anda mengalami masalah dengan
PLN Prabayar seperti pulsa prabayar pln tidak bisa terisi ketika
memasukan 20 digit numer pembelian Token atau MBP anda mengalami masalah/rusak
segera hubungi call center pln dengan cara (Kode Area) 123. sebagai contoh
misal anda berdomisili di Yogyakarta hubungi (0274)123.
Baca Juga : PPOB pembayaran Listrik, Speedy dan Telkom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar